PESONA CINTA DILANGIT ANJANI PART II TAPAK KAKI ZAKIA
BUKAN RABI'AH SUFI PEREMPUAN ASAL LOMBOK
"Ustaz, nanti kalau keluar jangan berbicara. Ikut saja di belakangku. Jangan bicara. Ikuti tapak kakiku saat berjalan. Ikuti saja tanpa ada pertanyaan."
Guru Mur bestie TGH. Lalu Suparlan Gegek itu berjalan di belakang perempuan itu. Sesuai pesannya ia meletakkan kakinya sesuai langkah kaki perempuan itu. Tapak demi tapak. Ia tak sadar keanehan yang terjadi. Karena ia hanya ikut nurut sesuai perintah Zakia yang diperintah Maulana. Sampai suatu waktu dalam renungannya ia baru sadar. Perempuan yang diikutinya ternyata perempuan keramat
Guru Mur dan juga Zakia tak terlihat oleh siapapun di sepanjang jalan. Tak ada yang menegur, tidak ada yang menyapa, tidak ada yang bertanya. Aneh.
Guru Mur bercerita mengapa tidak ada satupun orang-orang yang berpapasan dengannya menyapa. Walhal banyak yang mengenalnya atau mungkin menyapa Zakia. Mengapa tak satupun mereka yang mempedulikannya. Keduanya melangkah dalam satu derap yang sama. Ternyata ia berdua tidak dilihat oleh sesama manusia.
Misinya sampai tugas selesai. Tanpa sepengetahuan banyak orang. Secret mission.
Duhai, murid perempuan itu murid keramat. Murid Ma'had itu menyaksikan sendiri perempuan Jorong itu bukan perempuan biasa. Tapak kakinya bisa menjadi bypass perjalanan di alur waktu.
Keanehan juga terlihat saat menemaninya ke Maulana menjelang siang. Gedeng (rumah) Maulana sepi. Di Mushalla Al Abrar tidak ada satu orang pun. Sepi. Hanya mereka berdua yang ada saat itu.
Cara berkomunikasi Zakia dengan Maulana pun sangat aneh. Guru Mur menyaksikannya sendiri, bengong sendiri. Zakia hanya mengetuk kaki kursi di gedeng Abrar, Maulana keluar menemuinya. Zakia tak biasa, ia tak mengucap salam sebagaimana murid biasa. Komunikasi lewat ketukan mirip bahasa telik sandi.
Zakia, kini menjadi abdi di kerajaan Sayyid Sultan. Zakia yang dipercaya menjaga Ummuna dan keluarganya. Menjaga NW dengan kaifiat yang diatur Maulana.
By : Muhammad Thohri
Posting Komentar untuk "PESONA CINTA DILANGIT ANJANI PART II TAPAK KAKI ZAKIA"